Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Pengendali Data Pribadi: PT Kolabin Cipta Solusi ("Kolabin", "kami")
Kebijakan ini menjelaskan data apa yang kami kumpulkan saat kamu menggunakan Kolabin (web dan aplikasi mobile), untuk apa data itu dipakai, bagaimana kami melindunginya, dan hak-hak kamu sesuai Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).
a. Data akun. Nama, alamat email, kata sandi (disimpan sebagai hash — kami tidak pernah menyimpan kata sandi asli), dan peran akun (KOL, Brand, atau Agency).
b. Data verifikasi identitas (KYC). Untuk Brand dan Agency yang memposting campaign, kami mengumpulkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai verifikasi identitas dan pencegahan penyalahgunaan (satu KTP hanya untuk satu akun). NIK disimpan terenkripsi (AES-256-GCM) dan tidak pernah ditampilkan kembali secara utuh setelah disimpan — bahkan ke kamu sendiri. Untuk pendeteksian duplikasi, kami menyimpan sidik satu-arah (blind index) yang tidak dapat dikembalikan menjadi NIK asli. Kami juga dapat mengumpulkan NPWP, NIB, dan dokumen perusahaan untuk keperluan kepatuhan pajak dan verifikasi badan usaha — semuanya disimpan terenkripsi.
c. Data profil. KOL: niche konten, jumlah follower, handle media sosial, provinsi, portofolio, dan rate card. Brand/Agency: nama perusahaan atau merek, data anggota tim, kontak WhatsApp (opsional, khusus Agency), dan informasi penagihan.
d. Rekening bank. Untuk pencairan dana (KOL dan Agency), kami menyimpan nomor rekening dan nama pemilik dalam bentuk terenkripsi (AES-256-GCM). Kode bank disimpan untuk keperluan transfer.
e. Data media sosial (OAuth). Saat kamu menghubungkan akun Instagram, TikTok, atau YouTube, kami mengambil data sesuai izin yang kamu berikan: identitas akun publik, jumlah follower, dan metrik engagement. Token akses OAuth disimpan terenkripsi agar koneksi tetap aktif; kamu bisa memutus koneksi kapan saja dan kami tidak pernah memposting apa pun tanpa perintahmu.
f. Data transaksi. Riwayat job, escrow, langganan, pembelian token, dan pencairan. Pembayaran diproses oleh Xendit (penyedia jasa pembayaran berizin Bank Indonesia) — kami tidak pernah menyimpan nomor kartu kamu.
g. Komunikasi. Pesan chat antar pengguna, deliverable yang dikirim, dan pengajuan mediasi. Pesan chat melewati moderasi otomatis untuk mendeteksi pelanggaran ketentuan (misalnya upaya bertransaksi di luar platform); pesan yang terdeteksi ditolak dan dicatat.
h. Data teknis. Alamat IP direkam saat penandatanganan kontrak digital sebagai bukti persetujuan. Alamat IP dan informasi perangkat (user-agent) direkam saat admin mengakses data sensitif, sebagai jejak audit. Kami juga menyimpan token perangkat (FCM) untuk mengirim notifikasi, serta log aktivitas sistem. Data rujukan (referral), riwayat strike, dan rating/ulasan juga tercatat sebagai bagian dari akunmu.
Yang TIDAK kami kumpulkan: nomor telepon pribadi (kecuali kontak WhatsApp yang Agency isi sendiri secara opsional), pelacak analitik pihak ketiga (tidak ada Google Analytics atau sejenisnya di platform kami), dan nomor kartu pembayaran.
Sesuai UU PDP, kami memproses data pribadimu berdasarkan: pelaksanaan kontrak (menyediakan layanan marketplace dan escrow yang kamu gunakan), persetujuanmu (misalnya koneksi OAuth media sosial), kepentingan yang sah (keamanan platform, pencegahan penipuan, moderasi konten), dan kewajiban hukum (penyimpanan catatan transaksi untuk keperluan pajak).
Menyediakan dan mengoperasikan platform; memfasilitasi kolaborasi dan pembayaran escrow; memverifikasi identitas dan mencegah akun ganda; menghitung rekomendasi (match score, saran rate card); mengirim notifikasi transaksional; menjalankan mediasi sengketa; moderasi konten; serta memenuhi kewajiban hukum dan pajak.
Kami membagikan data seperlunya kepada pemroses yang mendukung operasi kami: Xendit (pembayaran dan escrow, berizin Bank Indonesia), Resend (email transaksional), Firebase Cloud Messaging (notifikasi push), Supabase (penyimpanan berkas), Cloudflare (keamanan jaringan dan DNS), serta penyedia infrastruktur hosting (Railway, Vercel). Kami juga dapat membuka data jika diwajibkan oleh hukum atau perintah pengadilan yang sah. Kami tidak pernah menjual data pribadimu.
Beberapa penyedia dapat memproses data di luar Indonesia. Kami memilih penyedia dengan standar keamanan yang diakui dan membatasi data yang dibagikan hanya pada yang diperlukan.
Data paling sensitif (NIK, NPWP, rekening bank, token OAuth) dienkripsi dengan AES-256-GCM menggunakan kunci terpisah per kategori data. Kata sandi di-hash. Akses admin ke data sensitif dibatasi berdasarkan peran, dan setiap akses admin ke NIK atau NPWP tercatat lengkap (siapa, kapan, dari IP dan perangkat apa) di log audit yang tidak dapat diubah. Seluruh lalu lintas menggunakan HTTPS, dan callback pembayaran diverifikasi tokennya sebelum diproses. Tidak ada sistem yang sempurna aman; jika terjadi pelanggaran data yang berdampak padamu, kami akan memberitahukannya sesuai kewajiban UU PDP.
Kami menggunakan token sesi (JWT) dan refresh token dalam cookie httpOnly untuk menjaga kamu tetap masuk. Ini bukan cookie pelacakan — kami tidak menggunakan cookie iklan atau analitik pihak ketiga.
Data pribadimu disimpan selama akunmu aktif. Saat kamu menghapus akun, data pribadi — termasuk NIK, NPWP, rekening bank, dan profil — dihapus permanen dari sistem kami dan tidak dapat dipulihkan. Catatan transaksi keuangan disimpan dalam bentuk yang tidak lagi terhubung ke identitasmu (de-identified) selama diwajibkan peraturan perpajakan (umumnya 5 tahun), lalu dihapus. Pesan chat yang kamu kirim juga dihapus dari sistem kami. Namun, karena percakapan bersifat dua arah, salinan pesan yang dimiliki lawan bicaramu mengikuti kebijakan retensi akun mereka dan berada di luar kendali penghapusan akunmu. Penghapusan akun bisa dilakukan langsung dari pengaturan akunmu.
Sesuai UU PDP, kamu berhak: mengakses dan memperoleh salinan data pribadimu; memperbaiki data yang tidak akurat; menghapus data (melalui penghapusan akun); menarik persetujuan (misalnya memutus koneksi media sosial); serta mengajukan keberatan atas pemrosesan tertentu. Untuk menggunakan hak ini, hubungi kami di privacy@kolabin.id — kami menanggapi selambatnya 7 hari kerja. Jika kamu menilai penanganan kami tidak memadai, kamu berhak mengajukan pengaduan kepada lembaga pelindungan data pribadi yang berwenang di Indonesia.
Kolabin hanya untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas. Kami tidak dengan sengaja mengumpulkan data anak di bawah umur; jika kami mengetahuinya, akun dan datanya akan dihapus.
Kami dapat memperbarui kebijakan ini. Perubahan yang berarti akan diberitahukan melalui platform atau email, dan tanggal "Terakhir diperbarui" selalu mencerminkan versi yang berlaku.
Pertanyaan atau permintaan terkait privasi: privacy@kolabin.id — PT Kolabin Cipta Solusi.
Pertanyaan privasi: privacy@kolabin.id