Pusat Edukasi
Brand/Agency· Kepercayaan

KYC & keamanan data

Kenapa NIK diminta sebelum posting campaign, dan bagaimana data itu dijaga.

Kenapa NIK diminta

Marketplace kreator punya satu penyakit klasik: akun anonim yang bisa dibuat ulang tanpa batas. Kena suspend? Bikin akun baru. Habis kuota gratis? Bikin akun baru. Menipu kreator? Hilang, muncul lagi dengan nama lain.

Verifikasi identitas memutus siklus itu. Satu KTP hanya bisa dipakai untuk satu akun — kalau NIK kamu sudah terdaftar di akun lain, pendaftaran ditolak. Konsekuensinya nyata: kreator yang menerima job kamu tahu bahwa di balik brand ini ada orang yang identitasnya terverifikasi, bukan akun sekali pakai.

Kapan diminta

Sekali, saat kamu pertama kali memposting campaign. Setelah tersimpan, berlaku untuk semua campaign berikutnya — kamu tidak akan ditanya lagi.

KOL tidak diminta NIK. Verifikasi identitas hanya berlaku untuk pihak yang mendanai campaign (brand dan agency).

Bagaimana NIK kamu dijaga

  • Terenkripsi (AES-256-GCM) dengan kunci khusus yang terpisah dari data lain. Bocornya satu kategori data tidak membuka kategori lain.
  • Tidak pernah ditampilkan ulang — bahkan ke kamu sendiri. Setelah tersimpan, tidak ada layar mana pun yang menampilkan NIK kamu kembali.
  • Pendeteksian duplikat pakai sidik satu-arah. Untuk mengecek "NIK ini sudah dipakai belum", sistem membandingkan sidik kriptografis, bukan NIK aslinya. Sidik itu tidak bisa dikembalikan menjadi nomor asli.
  • Setiap akses admin tercatat. Kalau admin perlu melihat NIK untuk keperluan verifikasi atau sengketa, sistem mencatat siapa yang melihat, kapan, dari alamat IP dan perangkat apa. Catatannya tidak bisa dihapus, dan nilai NIK-nya sendiri tidak pernah ikut tercatat di log.
  • Terhapus saat kamu menghapus akun — NIK dan sidiknya hilang permanen dari sistem kami.

Yang tidak kami lakukan

Kami tidak meminta foto KTP atau selfie. Tidak membagikan NIK ke pihak ketiga mana pun kecuali diwajibkan hukum. Tidak memakainya untuk apa pun selain verifikasi identitas dan pencegahan akun ganda.

Kalau NIK kamu ditolak

"NIK sudah terdaftar di akun lain" berarti nomor itu sudah dipakai akun lain di Kolabin. Kalau menurut kamu ini keliru — misalnya kamu pernah punya akun lama — hubungi support dan kami bantu telusuri.

Artikel terkait

Masih butuh bantuan?

Tim support Kolabin siap membantu menjawab pertanyaan kamu.