Pusat Edukasi
Semua· Kepercayaan

Kontrak digital

Setiap kolaborasi punya kontrak. Siapa tanda tangan kapan, dan apa isinya.

Setiap job punya kontrak

Bukan kesepakatan lisan di chat. Setiap kolaborasi di Kolabin disertai kontrak digital antara brand/agency dan KOL, dibuat otomatis dari data job: deliverable apa, nilainya berapa, tenggatnya kapan, hak kontennya seperti apa.

Kolabin memfasilitasi kontrak, tapi bukan pihak di dalamnya. Perjanjiannya antara kamu dan lawan kolaborasi kamu.

Siapa tanda tangan kapan

  • Brand menandatangani saat merekrut — sebelum dana masuk.
  • KOL menandatangani setelah escrow terdanai — jadi kamu tanda tangan saat uangnya sudah terkunci, bukan sebelum.

Urutan ini disengaja: tidak ada pihak yang terikat sebelum pihak lain menunjukkan komitmennya.

Bukti persetujuan

Saat menandatangani, sistem merekam alamat IP kamu beserta waktu penandatanganan sebagai bukti persetujuan yang sah. Ini praktik standar tanda tangan elektronik — kalau terjadi sengketa, ada jejak siapa menyetujui apa dan kapan.

Hak konten: dua varian

Ini bagian yang paling sering disalahpahami, jadi pastikan kamu paham sebelum tanda tangan:

Job UGC — pengalihan hak penuh. Konten menjadi milik brand sepenuhnya. Mereka bebas memakainya di iklan berbayar, memodifikasinya, memakainya selamanya. Hargai job UGC lebih tinggi — kamu menjual asetnya, bukan menyewakannya.

Job campaign — lisensi terbatas. Kepemilikan tetap pada kamu. Brand mendapat izin pakai sesuai lingkup dan durasi yang tertulis di kontrak (misalnya repost di kanal resmi mereka). Di luar itu perlu kesepakatan baru.

Yang mengikat adalah yang tertulis di kontrak job tersebut — baca bagian hak konten sebelum melamar, bukan setelah.

Kalau ada yang dilanggar

Kontrak adalah bukti utama di Mediasi. Semua isi kontrak, chat, dan deliverable tersimpan dan bisa ditinjau tim mediasi kalau terjadi sengketa.

Artikel terkait

Masih butuh bantuan?

Tim support Kolabin siap membantu menjawab pertanyaan kamu.